Masih dalam masa pandemi Covid-19, seminar nasional kali ini diadakan dalam bentuk virtual, yang disiarkan langsung dari Universitas Nasional melalui Zoom dan Youtube UNAS TV, dengan total peserta 200 dari berbagai universitas dan instansi seluruh Indonesia .

Acara ini langsung dibuka dan dipandu oleh moderator webinar dosen tetap Universitas Nasional Fadlan Muzakki, S.IP.,M. Phill., LL.M yang memperkenalkan para pembicara yang akan mengisi seminar nasional.

Pembicara pertama adalah Drs. Andi Alfian Mallarangeng, M.Sc., Ph.D.

Pak Andi merupakan salah satu pengamat politik di Indonesia yang menekankan tentang pengaruh UU Cipta kerja pada Indonesia yang disahkan baru-baru ini menjadi perdebatan bagi para elite Indonesia. Pemerintah Indonesia dianggap lalai dalam menangani pandemi covid 19 ini namun lebih mementingkan UU Cipta kerja .

‘’Ada banyak hal yang bisa di lakukan untuk memangkas perizinan dan membuat intensif bagi investor , yang jelas adalah bahwa dampak nya kedepan dalam politikal Indonesia yaitu kita akan melihat bahwa sampai sekarang belum ada solusi diminta untuk ikut dalam proses menyusun UU CIPTA KERJA .’’

Dalam penjelasan materi nya, Drs.Harun Umar, M.Si lebih menekankan kepada strategi politik luar negeri Indonesia dalam UU CIPTA KERJA

Lebih dari 74 di UU serap oleh UU CIPTA KERJA, kelautan dan perikanan salah satu masalah krusial nya.

‘’Jika kita lihat UU OMNIBUSLAW ini menekan kan kepada: 1. Lapangan kerja perluasan dan expansi; 2. adalah tenaga kerja ‘’

 

2 point UU kelautan yang pertama: melindungi sumber daya laut, dan yang kedua: menjaga kelautan yang baik .

Poros maritim sangat penting dalam menjaga eksistensi Indonesia yang akan menjadi negara maritime. Indonesia bisa melakukan regulasi di dunia dalam investasi laut.

Kita harus lebih fokus bagaimana kita bisa mengembangkan kekuatan laut kita. Ancaman dari laut sangatlah besar maka dari itu Indonesia harus lebih memperhatikan kelautan nya demi menjaga maritim Indonesia.

Laut bisa menjadi dasar sumber energi namum belum di lakukan. Maka dari itu Drs. Harun menyimpulkan

‘’kita harus melihat dari sisi postifnya , kalau sisi negative nya mudah walaupun ada reaksi itu wajar respon nya kita harus melihat yang baik nya langkah langkah strategis yang bisa di ambil untuk mejadi negara The Last ring defense .karena kita sudah di anggap oleh amerika negara benteng terakhir .’’

Prof. Arry Bainus, M.A. mengatakan ada dua isu yang di angkat dalam politik global tentang Ominbus Law ini, yang pertama adalah: perang dagang Amerika Serikat dan China, dan yang kedua adalah pandemi covid 19.

Persoalan penumbuhan angkatan kerja memunculkan adanya pengangguran, karena ekonomi Indonesia yang fluktuaktif, yang pada akhirnya membuat ketidakstabilan ekonomi Indonesia.

Politik global didasarkan pada pendekatan yang global, baik domestik maupun internasional

Dalam kaitan nya dengan UU cipta kerja ini adalah bahwa tantangan Indonesia untuk mencari investasi bukan hanya di dalam negeri, tapi juga di luar negeri .

“Indonesia sebagai bangsa yang membangun banyak sekali yang harus dibangun.” Tutur Prof Arry .

 

Lalu webinar ini ditutup dengan sesi tanya-jawab dari beberapa peserta.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *