(Jakarta) – Pada tanggal 28 Juli 2021, Universitas Nasional yang bekerjasama dengan beberapa universitas lainnya yang berada di LDDIKTI Wilayah III Jakarta, mengadakan konsorsium dan seminar nasional yang bertajuk: “1st National Conference on Social Sciences: ‘Solidaritas, Kreativitas, & Konektivitas”. Adapun pihak-pihak tersebut yaitu Universitas Prof.Moestopo (beragama), Universitas Pelita Harapan, Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Kristen Indonesia, Universitas Bakrie, dan Universitas Bina Nusantara. Acara seminar nasional ini bertepatan pula dengan adanya presentasi jurnal dari banyak presenter yang berasal dari berbagai macam bidang ilmu seperti Hubungan Internasional, ilmu Politik, Sosiologi, dan Komunikasi. Acara seminar nasional ini dilakukan secara virtual melalui Zoom Meeting, dan dihadiri oleh berbagai kalangan seperti ahli, dosen, hingga mahasiswa/I dari berbagai universitas atau perguruan tinggi. Seminar nasional ini turut mengundang Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI, yaitu Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T., sebagai pembicara kunci atau keynote speaker. Selain itu, seminar ini juga diisi oleh beberapa pembicara yang sudah berkompeten di bidangnya, yaitu Prof. Syarif Hidayat, Ph.D dari Universitas Nasional yang berfokus pada ilmu Politik, kemudian Prof. Dr. Rudy Harjanto, M. Sn. dari Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang fokus kepada ilmu Komunikasi, lalu Prof. Dr. Arry Bainus, M.A. dari Universitas Padjajaran yang berfokus kepada ilmu Hubungan Internasional, dan Dr. Erna Ermawati Chotim dari Universitas Nasional yang fokus pada ranah ilmu Sosiologi. Diskusi dengan para pembicara dimoderatori oleh Dr. Verdinand Robertua, S. Sos., M.Soc., Sc. dari Universitas Kristen Indonesia.

Acara seminar nasional ini dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Universitas Nasional, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian RI, yaitu Dr. (H.C.) Ir. Airlangga Hartarto, M.B.A., M.M.T. Beliau mengatakan bahwa dalam masa pandemi ini, kajian terhadap keadaan sosial ekonomi sangatlah diperlukan oleh pemerintah guna memahami seluruh aspek perekonomian yang terganggu akibat pandemi ini. Kemudian acara dilanjutkan dengan adanya sambutan pembuka dari Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Universitas Nasional, Dr. Suryono Efendi, S.E., M.B.A., M.M. Beliau mengatakan bahwa konferensi ilmiah semacam ini dapat menjadi motivasi bagi para peneliti dan akademisi untuk bisa mengkaji isu-isu penting yang ada di tengah masyarakat saat ini. Kemudian setelah itu, dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala LLDIKTI Wilayah III Jakarta, Prof. Dr. Agus Setyo Budi, M.Sc., yang mengatakan bahwa acara seminar nasional ini merupakan upaya nyata dari perguruang tinggi yang ada di LDDIKTI Wilayah III Jakarta dalam rangka untuk meningkatkan penyebaran ilmu pengetahuan di berbagai bidang ilmu sosial.

Setelah semua sambutan diberikan, acara dilanjutkan dengan pemaparan dari keempat pembicara yang sudah diundang di acara ini. Pemaparan pertama dijelaskan oleh Prof. Dr. Arry Bainus, M.A., yang dimana di dalam pemaparannya beliau mengatakan bahwa pandemi memberikan dampak yang tidak hanya kepada sisi kesehatan, namun juga kepada berbagai multiaspek seperti menurunnya public trust, kohesi sosial yang lemah, konflik sosial, dan sebagainya. Penjelasan kemudian berlanjut kepada Dr. Erna Ermawati Chotim, M.Si., dimana beliau menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 memberikan sebuah pembentukan baru terhadap solidaritas sosial masyarakat dalam menghadapi pandemi ini, terutama pada solidaritas dalam bertahan di masa pandemi ini. Kemudian dalam sisi ilmu komunikasi, Prof. Dr. Rudy Harjanto, M. Sn., menyatakan bahwa banyak sekali tindakan ataupun aksi yang dapat dilakukan untuk bisa melahirkan ide maupun imajinasi yang efektid untuk memperoleh kemampuan dalam memahami cara dunia yang baru dengan menghubungkan setiap peristiwa yang tampaknya tidak terkait. Diikuti pula oleh pemaparan yang dijelaskan oleh Prof. Syarif Hidayat, Ph.D dari sisi ilmu Politik, dimana penjelasan yang beliau paparkan lebih menitikberatkan pada “Vote Minus Voice” sebagai sebuah kepentingan yang utama dalam memperkuat lembaga demokrasi, dimana beliau beranggapan bahwa hingga saat ini, negara baru hanya mampu menyediakan lembaga dan prosedur demokrasim tanpa adanya kapasitas yang cukup memadai.

Setelah diskusi bersama para pembicara selesai, acara dilanjutkan dengan pelaporan terhadap laporan kegiatan yang dilaporkan oleh Ketua Pelaksana Kegiatan, Dr. Irma Indrayani, M.Si. dari Universitas Nasional. Beliau menyampaikan bahwa terdapat 85 judul jurnal/paper yang terdaftar di dalam konferensi seminar nasional ini. Presentasi jurnal-jurnal tersebut kemudian dilanjutkan di dalam fitur breakout room Zoom yang dibagi ke dalam 8 ruang panel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *